Jumat, 26 Maret 2010

About (Labi-labi)

Tentang LABI-LABI

    Labi-labi atau bulus merupakan salah satu jenis  sumberdaya ikan golongan reptilia dan sebagai salah satu  sumber daya ikan yang dapat  dimanfaatkan sebagai sumber gizi dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan (Ditjenkan, 1995). Disisi lain manfaat labi-labi tidak sebatas kebutuhan pangan saja namun mempunyai nilai tambah sebagai bahan obat yang berkhasiat. Nilai tambah inilah yang menjadikan labi-labi sebagai komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi.

                Ciri khas yang dimiliki labi-labi sebagai salah satu bangsa kura-kura (Ordo Testudinata) adalah perisai punggungnya/batok tidak tertutup oleh zat tanduk, tetapi ditutupi oleh kulit yang tebal sehingga kura-kura ini dikelompokkan ke dalam Sub ordo Cryptodera famili Trionichydae atau dalam istilah Inggrisnya dinamakan Soft-Shelled Turtle yang berarti kura-kura bercangkang lunak.

                Akhir-akhir ini permintaan ekspor  semakin meningkat khususnya dari negara-negara Singapura, China, Hongkong, Taiwan dan Jepang. Hingga saat ini ekspor labi-labi dari Indonesia masih didominasi oleh hasil tangkapan dari alam. Hal ini terbukti dari banyaknya perusahaan pengekspor labi-labi hanya sebagai penampung hasil tangkapan dari alam saja. Mengingat lambatnya perkembangan populasinya di alam, maka kondisi yang demikian ini apabila tidak diimbangi dengan usaha pembudidayaan, maka dikhawatirkan dengan semakin tingginya tingkat eksplorasi terhadap labi-labi akan dapat menimbulkan penurunan populasi yang dapat mengancam kelestariannya.

                Di Indonesia telah ada usaha pembudidayaan labi-labi, namun jumlahnya masih terlalu sedikit. Maka dalam rangka menjaga kelestarian populasi labi-labi di alam sekaligus dalam upaya pengembangan usaha budidaya labi-labi  perlu melibatkan peran aktif masyarakat secara luas melalui pengembangan usaha budidaya labi-labi sehingga dapat lebih berkembang. Lebih lanjut diharapkan melalui usaha budidaya labi-labi ini , maka pendapatan masyarakat melalui sub sektor perikanan akan semakin meningkat dan devisa negara akan semakin bertambah.